Toren Berlumut Dapat Diatasi Dengan Cara Ini

GreenClean – Toren merupakan sebuah tangki besar yang berfungsi sebagai tempat penampungan air di dalam rumah untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, Toren seringkali dipenuhi lumut. Berikut 7 cara membersihkan lumut yang membandel. Rumah di perkotaan pada umumnya memiliki tangki air sendiri. Mengenai pentingnya fungsi tangki air, Anda harus memperhatikan kebersihannya. Air yang terkumpul harus selalu bersih.

Toren Berlumut Dapat Diatasi Dengan Cara Ini

Namun kenyataannya masih banyak orang yang meremehkan kebersihan tangki karena tempatnya yang jauh dari jangkauan. Selain itu, karena tangki diletakkan di luar rumah, pertumbuhan lumut akan berkembang dari paparan sinar matahari dan air hujan. Kejadian ini dapat mempengaruhi kualitas air menjadi kurang baik. Secara bertahap, tangki air Anda akan penuh dengan kotoran dan pasir kecil yang dapat mengendap di dalam. Jika tidak rutin dibersihkan toren akan menjadi berlumut dan mengotori air. Oleh karena itu kami memberikan solusi untuk mengatasi lumut yang ada di toren agar air menjadi lebih bersih.

Cat Minyak

Pertama Anda harus mengeluarkan air yang masih ada di dalam tangki terlebih dahulu. Alasan tumbuhnya lumut di dalam tangki adalah karena tidak ada cahaya yang masuk ke toren. Oleh karena itu, catlah lapisan luar tangki air dengan cat minyak hitam putih. Kenapa harus dua warna? Warna hitam untuk lapisan pertama untuk menggelapkan tangki agar sinar matahari tidak masuk. Lapisan kedua, yang berwarna putih, berguna untuk memantulkan sinar matahari.

Scrubber atau Filter Lumut

Cara yang pertama adalah menggunakan alat scrubber atau filter lumut. Cara lain dapat dipakai untuk membersihkan lumut yang ada di toren. Anda bisa memilih cara ini jika ukuran tangki tidak terlalu besar. Buatlah jenis filter di bagian sirkulasi atau saluran masuk air agar lumut akan tersangkut di sana.

Air Jeruk Nipis

Alternatif lain bisa menggunakan air jeruk nipis. Air jeruk nipis memiliki sifat yang keras sehingga dapat membantu menghilangkan lumut dari dinding tangki. Anda bisa membeli kapur di toko bahan bangunan atau Anda bisa menggunakan kapur. Cara membuat adonannya pun sangat mudah, cukup campur kapur bubuk dengan air. Oleskan air jeruk nipis ke permukaan dinding atau lantai tempat lumut berada. Setelah itu diamkan semalaman. Keesokan harinya, gosok permukaan dinding dengan sikat lantai hingga bersih lalu bilas hingga tidak ada sisa rumput yang menempel.

Air Garam

Anda bisa menggunakan kombinasi air panas dan garam. Cobalah membuat campuran air garam dengan memasukkan 3 sendok makan garam meja ke dalam 2 liter air bersih lalu merebusnya. Bilas bagian yang berlumut pada tangki air Anda lalu gosok dengan spons hingga bersih. Ulangi proses ini hingga lumut di akuarium Anda benar-benar bersih.

Cuka Putih

Cara lain adalah dengan menggunakan cuka putih. Bahan ini biasanya digunakan sebagai bahan masakan. Manfaat lainnya ternyata bisa menghilangkan lumut yang membandel di tangki air Anda. Caranya cukup campur cuka putih dengan air lalu tuangkan ke area berlumut. Gosok hingga bersih, jangan sampai cuka tetap ada. Hal ini dapat menyebabkan lapisan dinding tangki air menjadi rusak jika dibiarkan terlalu lama.

Klorin atau Kaporit

Anda dapat membeli klorin di toko bangunan mana pun. Hancurkan kaporit hingga halus lalu taburkan pada permukaan yang berlumut. Diamkan selama satu jam agar reaksi kimia bekerja secara maksimal. Siram lalu cuci tangki air dengan air sabun. Bilas hingga tidak terasa licin. Namun, memilih klorin sebagai alternatif untuk membersihkan tangki air harus menjadi pilihan terakhir. Karena penggunaan bahan kimia dapat membahayakan kesehatan kita jika tidak digunakan dengan benar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *